1. Difinisi dari internet protocol
2. Manfaat internet protocol
3. Macam-macam internet protocol
4. Penjelasan TCP/IP
5. Penjelasan WWW
untuk lebih jelasnya silahkan klik link dibawah ini :
http://downloads.ziddu.com/download/23840006/Budi-Riyono_21410473_T4.pdf.html
Budi Blogger
Minggu, 15 Juni 2014
Jumat, 30 Mei 2014
sistem security pada komputer
Sistem security pada komputer :
1 Definisi sistem security pada komputer
2 Ruang lingkup sistem security
3 Aspek ancaman ruang lingkup sistem securiti
4 Enkrepsi dan deskripsi serta contonya
Untuk lebih jelas silahkan klik link dibawan ini :
http://downloads.ziddu.com/download/23806471/Budi-Riyono_21410473_T3.pdf.html
1 Definisi sistem security pada komputer
2 Ruang lingkup sistem security
3 Aspek ancaman ruang lingkup sistem securiti
4 Enkrepsi dan deskripsi serta contonya
Untuk lebih jelas silahkan klik link dibawan ini :
http://downloads.ziddu.com/download/23806471/Budi-Riyono_21410473_T3.pdf.html
Senin, 21 April 2014
Elemen-elemen Multimedia
BAB I
PENDAHULUAN
BAB II
ELEMEN-ELEMEN MULTIMEDIA
2.1 Teks
2.2 Grafik
2.3 Audio
2.4 Video
2.5 Special Efek
2.6 Animasi
2.7 interaktifitas
BAB III
KESIMPULAN
Untuk lebih jelasnya silahkan klik link di bawah ini :
http://downloads.ziddu.com/download/23700739/Budi-Riyono_21410473_T2.pdf.html
PENDAHULUAN
BAB II
ELEMEN-ELEMEN MULTIMEDIA
2.1 Teks
2.2 Grafik
2.3 Audio
2.4 Video
2.5 Special Efek
2.6 Animasi
2.7 interaktifitas
BAB III
KESIMPULAN
Untuk lebih jelasnya silahkan klik link di bawah ini :
http://downloads.ziddu.com/download/23700739/Budi-Riyono_21410473_T2.pdf.html
Senin, 24 Maret 2014
Perangkat Pembuatan Aplikasi MultiMedia
Perangkat Pembuatan Aplikasi Multimedia
Dasar-dasar pembuatan aplikasi multimedia
Perangkat Keras
Video Board
Sound Card
Cd-Room Driver
Scanner
Perangkat Lunak
Video Streming
Voip
Video Voip
Encoder
MPEG4
Untuk lebih jelasnya silahkan klik dibawah ini :
http://www.4shared.com/office/QCefdOz7ce/budi_riyono_21410473_T1.html
Dasar-dasar pembuatan aplikasi multimedia
Perangkat Keras
Video Board
Sound Card
Cd-Room Driver
Scanner
Perangkat Lunak
Video Streming
Voip
Video Voip
Encoder
MPEG4
Untuk lebih jelasnya silahkan klik dibawah ini :
http://www.4shared.com/office/QCefdOz7ce/budi_riyono_21410473_T1.html
Selasa, 28 Januari 2014
PERANAN OPERATING SYSTEM DALAM PENGOLAHAN DATA DIDALAM KOMPUTER
1.PERANAN OPERATING SYSTEM DALAM PENGOLAHAN
DATA DIDALAM KOMPUTER.
A.CARA KERJA DARI SISTEM KOMPUTER
Tahapan dari cara kerja sistem komputer adalah data yang telah
didapatkan dan dikumpulkan dimasukkan oleh pemakai atau pengguna (brainware)
pada perangkat input (input devices), kemudian dengan metode tertentu
data yang di-input-kan diolah atau diproses oleh perangkat proses (process
devices) dan selanjutnya dihasilkan informasi oleh perangkat keluaran (output
devices). Jadi pada dasarnya perangkat keras (hardware) komputer
dibagi menjadi 3 peArangkat utama yaitu input device, process devices, dan output
devices.
Untuk memahami bagaimana siklus dari
pengolahan data pada system computer sebaiknya dipahami dulu apa itudata dan
informasi.
a) Definisi Data
Data adalah sesuatu yang belum
mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan.
Data bisa berwujud suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika,
bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk
melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.
b) Definisi Informasi
Informasi merupakan hasil pengolahan
dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari
data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah
pengetahuan bagi yang menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai
obyek dan informasi adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya.
Informasi juga bisa disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.
Siklus Pengolahan Data
Sistem komputer dalam melakukan
operasi pengolahan data terdiri dari tiga tahap dasar yaitu pemasukan
data (input), pengolahan data(processing),
dan mengeluarkan hasil (output). Untuk melangkah antara
tahap satu ke tahap berikutnya pada perangkat keras yang digunakan (hardware),
harus diperintahkan atau dikendalikan oleh pemakai atau pengguna (brainware),
dengan menggunakan operasi atau perintah tertentu berupa perangkat lunak (software)
pada komputer.
Tahap pengembangan dari pengolahan data dasar diatas
yaitu ditambah dengan perangkat penyimpan data atau informasi (storage
devices), dan dibentuk dengan model siklus pengolahan data (data
processing cycle)
Suatu Proses pengolahan data terdiri
dari 3 tahapan dasar yang disebut dengan siklus pengolahan data (data
processing cycle). Gambaran siklus pengolahan data adalah seperti blog diagram
dibawah ini:
Tiga tahap dasar dari siklus pengolahan data diatas dapat dikembangkan lebih lanjut (expanded data processing cycle). 3 tahapan diatas dapat ditambahkan menjadi lebih banyak lagi sesuai kebutuhan. Gambarannya seperti blog diagaram dibawah ini:

Keterangan dari blog diagram:
Origination. Tahapan ini berhubungan dengan proses dari pengumpulan data yang biasnya merupakan proses pencatatan (recording), data ke dokumen dasar.
Input . Tahap ini merupakan proses
memasukkan data ke dalam sistem komputer lewat input device.
Processing. Tahap ini merupakan proses pengolahan dari data yang sudah dimasukkan yang dilakukan oleh processing device yang berupa penghitungan, membandingkan, mengkalsifikasikan, mengurutkan, mengendalikan atau mencari di memori.
Processing. Tahap ini merupakan proses pengolahan dari data yang sudah dimasukkan yang dilakukan oleh processing device yang berupa penghitungan, membandingkan, mengkalsifikasikan, mengurutkan, mengendalikan atau mencari di memori.
Output. Tahap ini merupakan proses
menghasilkan output dari hasil pengolahan data ke output device yang berupa
informasi hasil pengolahan.
Distribution. Tahap ini
merupakan proses dari distribusi output hasil pengolahan kepada pihak yang
berhak dan membutuhkan informasi.
Storage. Tahap ini merupakan proses
perekaman hasil pengolahan ke alat penyimpan (storage device) dan dapat
dipergunakan kembali sebagai input untuk proses selanjutnya. Dua anak panah
yang berlawanan arah menunjukkan hasil pengolahan dapat disimpan atau diambil
kembali jika dibutuhkan untuk pengolahan data selanjutnya.
Peran Operating System (OS)
Dalam peranannya, operating system berfungsi untuk
mengatur dan mengontrol sumber daya yang ada, baik dari hardware yang berupa
CPU, memory maupun disk-storage; Serta software yang berupa program komputer
baik yang dibuat oleh pabrik pembuat ataupun yang dibuat oleh para programmer.
Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan
program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi booting.
Demikian pula halnya dengan kemampuan komputer yang
bisa dihubungkan dengan terminal, printer ataupun peralatan tambahan lainnya.
Dengan demikian, dengan adanya operating system ini, pemakai diharapkan dapat
memanfaatkan komputer secara maksimal.
Sistem Operasi Komputer menjamin aplikasi software
lainnya bisa memakai memori, melakukan input serta output terhadap peralatan
lain, dan mempunya akses kepada sistem file. Jika beberapa aplikasi berjalan
secara bersamaan, maka Sistem Operasi Komputer akan mengatur jadwal yang tepat,
sehingga sebisa mungkin semua proses pada komputer yang berjalan mendapatkan
waktu yang cukup untuk menggunakan CPU dan tidak saling mengganggu dengan
perangkat yang lain.
fungsi
sistem operasi komputer secara umum adalah sebagai berikut:
1. Sistem Operasi Sebagai
Kordinator.
Dalam hal ini sistem operasi berfungsi untuk mengatur
semua aktivitas yang kompleks dari perangkat lunak sistem/perangkat lunak
aplikasi yang sedang dijalankan agar dapat berjalan sesuai dengan urutan yang
benar. Selain mengatur semua aktivitas perangkat lunak, sistem operasi juga
bertugas mengatur/mengelola semua aktivitas yang berhubungan dengan hardware,
baik input device ataupun output device.
2. Sistem Operasi Sebagai
Penghubung.
Sistem operasi komputer berfungsi untuk menyiapkan
serta menghubungkan program aplikasi agar dapat berinteraksi dengan perangkat
keras secara konsisten dan stabil.
3. Sistem Operasi Sebagai Pelindung.
Hal ini dimaksudkan bahwa salah satu fungsi atau tugas
dari sistem operasi adalah untuk memegang kendali proses, melindungi file dan
memberi batasan pada pembacaan dan penulisan serta eksekusi data dan program.
Sistem operasi juga dapat berfungsi sebagai pengatur tentang siapa saja yang
dapat mengakses file, program dan sistem yang ada di komputer kita.
4. Sistem Operasi Sebagai
Interpretasi (penerjemah).
Sistem Operasi berfungsi sebagai penerjemah
perintah-perintah dan instruksi-instruksi antara User dan Sistem. Sebagai
fasilitas komunikasi yang mudah antara sistem komputer dan User (pengguna).
5. Sistem Operasi Sebagai Server
(Pelayan).
Hal ini berarti fungsi dari sistem operasi komputer
adalah untuk melayani segala sesuatu yang dibutuhkan oleh seorang user
(pengguna).
Fungsi Operating System (OS)
Berikut ini adalah beberapa fungsi utama dari Sistem
Operasi:
1. Mengelola sumber daya yang terkait dengan pengendalian perangkat lunak
sistem/perangkat lunak aplikasi yang sedang dijalankan.
2. Mempersiapkan agar program software dapat berinteraksi dengan hardware
secara konsisten dan stabil tanpa harus mengetahui secara detail hardware.
1.
Melakukan pengelolaan proses mencakup
penyiapan, penjadwalan, dan pemantauan proses program yang sedang dijalankan.
2.
Melakukan pengelolaan data pengendalian
terhadap data input/output.
3.
Melakukan penerjemahan sebagai perantara
komunikasi antara komputer dengan user.
4.
Mengatur pembagian dan pengiriman
instruksi dari memori utama dan tempat penyimpanan lain ke sistem komputer.
Tujuan utama
Sistem Operasi
1. Mempermudah penggunaan sistem komputer terutama pemrogram.
2. Memberikan layanan bagi program aplikasi untuk memanfaatkan sumber daya komputer.
3. Mengusahakan agar sumber daya sistem komputer digunakan secara efisien.
1. Mempermudah penggunaan sistem komputer terutama pemrogram.
2. Memberikan layanan bagi program aplikasi untuk memanfaatkan sumber daya komputer.
3. Mengusahakan agar sumber daya sistem komputer digunakan secara efisien.
Contoh
OS : DOS, Windows 95, Windows 98, Windows Me/ Windows XP
Windows NT/Windows 2000, OS/2, Unix, Linux.
Windows NT/Windows 2000, OS/2, Unix, Linux.
Cara merubah
bilangan Desimal menjadi Bilangan Biner secara sederhana dari bilangan
kelipatan pada memory
128 64 32 16 8 4 2 1
Contoh
Ubah bilangan 25 kedalam bentuk Biner?
Jawab :
128 64 32 16 8 4 2 1
16 + 8 +
1 = 25
Jumlahkan
kelipatan berikut maka hasilnya =25, dan angka tersebut nilainya menjadi 1,
selain angka tersebut nilainya 0, jadi bentuk Biner nya adalah sebagai berikut
25
= 00011001
1 +
Untuk mengetahui
bilangan Biner bernilai positif atau
negatif yaitu ditentukan oleh Bit yg paling kiri, yang mana jika Bit nya 0
artinya bernilai positif dan 1
bernilai negatif
B.Tugas
Ubah bilangan Desimal menjadi bilangan
Biner !
28 = 128 64 32 16 8 4 2 1
0 0 0 1 1 1 0 0
Bilangan Biner 28 = 00011100
-67 = 128 64 32 16 8 4 2 1
= 0 1 0 0 0 0 1 1
1 0 1 1 1 1 0 0
1+
1 0 1 1 1 1 0 1
Bilangan Biner -67 = 10111101
-105 = 128 64 32 16 8 4 2 1
0 1 1 0 1 0 0 1
1 0 0 1 0 1 1 0
1+
1 0 0 1 0 1 1 1
Bilangan Biner -105 = 10010111
85 = 128 64 32 16 8 4 2 1
0 1 0 1 0 1 0 1
Bilangan Biner 85 = 01010101
Sumber :
Set
intruksi adalah sekumpulan lengkap intruksi yang dapat dimengerti oleh CPU, set
intruksi sering juga disebut bahasa mesin karena aslinya juga berbentuk biner
kemudian dimengerti sebagai bahasa assembly untuk dimengerti manusia
(programmer), biasanya digunakan representasi yang lebih mudah dimengerti oleh
manusia. Sebuah intruksi terdiri dari sebuah opcode, biasanya bersama dengan
beberapa informasi tambahan seperti darimana asal operand-operand dan kemana
hasil akan ditempatkan.
TRANSFER
DATA
Menetapkan lokasi
operand sumber dan operand tujuan
·
Lokasi – lokasi tersebut dapat berupa
memori, register atau bagian paling atas daripada stack.
·
Menetapkan panjang data yang dipindahkan.
·
Menetapkan mode pengalamatan.
Tindakan CPU untuk
melakukan transfer data adalah :
a. Memindahkan
data dari satu lokasi ke lokasi lain
b. Apabila
memori dilibatkan :
·
Menetapkan alamat memori.
·
Menjalankan transformasi alat memori
virtual ke alamat memori aktual.
·
Mengawali pembacaan / penulisan memori.
Operasi set instruksi untuk transfer data :
• MOVE : memindahkan word atau blok dari sumber ke
tujuan
• STORE : memindahkan word dari prosesor ke memori.
• LOAD : memindahkan word dari memori ke prosesor.
• EXCHANGE : menukar isi sumber ke tujuan.
• CLEAR / RESET : memindahkan word 0 ke tujuan.
• SET : memindahkan word 1 ke tujuan.
• PUSH : memindahkan word dari sumber ke bagian paling atas stack.
• POP : memindahkan word dari bgian paling atas sumber
• STORE : memindahkan word dari prosesor ke memori.
• LOAD : memindahkan word dari memori ke prosesor.
• EXCHANGE : menukar isi sumber ke tujuan.
• CLEAR / RESET : memindahkan word 0 ke tujuan.
• SET : memindahkan word 1 ke tujuan.
• PUSH : memindahkan word dari sumber ke bagian paling atas stack.
• POP : memindahkan word dari bgian paling atas sumber
ARITHMETIC
Tindakan CPU untuk melakukan operasi aritmethic :
1. Transfer
data sebelum atau sesudah.
2. Melakukan
fungsi dalam ALU.
3. Menset
kode-kode kondisi dan flag.
Operasi set intruksi untuk arithmetic :
1. ADD
: Penjumlahan
2. SUBTRACT
: Pengurangan
3. MULTIPLY
: Perkalian
4. DIVIDE
: Pembagian
5. ABSOLUTE
6. NEGATIVE
7. DECREMENT
8. INCREMENT
Urutan
5 sampai 8 merupakan instruksi operand tunggal.
LOGICAL
Operasi set instruksi untuk operasi logical :
• AND, OR, NOT, EXOR
• COMPARE : Melakukan perbandingan logika.
• 3TEST : Menguji kondisi tertentu.
• SHIFT : Operand menggeser ke kiri atau kanan menyebabkan konstanta pada ujung bit.
• ROTATE : Operand menggeser ke kiri atau ke kanan dengan ujung yang terjalin.
• AND, OR, NOT, EXOR
• COMPARE : Melakukan perbandingan logika.
• 3TEST : Menguji kondisi tertentu.
• SHIFT : Operand menggeser ke kiri atau kanan menyebabkan konstanta pada ujung bit.
• ROTATE : Operand menggeser ke kiri atau ke kanan dengan ujung yang terjalin.
CONTROL
.Operasi set
instruksi untuk transfer control :
• JUMP (cabang) : Pemindahan tidak bersyarat dan memuat PC dengan alamat tertentu.
• JUMP BERSYARAT : Menguji persyaratan tertentu dan memuat PC dengan alamat tertentu atau tidak melakukan apa tergantung dari persyaratan.
• JUMP SUBRUTIN : Melompat ke alamat tertentu.
• RETURN : Mengganti isi PC dan register lainnya yang berasal dari lokasi tertentu.
• EXECUTE : Mengambil operand dari lokasi tertentu dan mengeksekusi sebagai instruksi.
• SKIP : Menambah PC sehingga melompati instruksi berikutnya.
• SKIP BERSYARAT : Melompat atau tidak melakukan apa-apa berdasarkan pada persyaratan.
• HALT : Menghentikan eksekusi program.
• WAIT (HOLD) : Melanjutkan eksekusi pada saat persyaratan dipenuhi.
• NO OPERATION : Tidak ada operasi yang dilakukan.
• JUMP (cabang) : Pemindahan tidak bersyarat dan memuat PC dengan alamat tertentu.
• JUMP BERSYARAT : Menguji persyaratan tertentu dan memuat PC dengan alamat tertentu atau tidak melakukan apa tergantung dari persyaratan.
• JUMP SUBRUTIN : Melompat ke alamat tertentu.
• RETURN : Mengganti isi PC dan register lainnya yang berasal dari lokasi tertentu.
• EXECUTE : Mengambil operand dari lokasi tertentu dan mengeksekusi sebagai instruksi.
• SKIP : Menambah PC sehingga melompati instruksi berikutnya.
• SKIP BERSYARAT : Melompat atau tidak melakukan apa-apa berdasarkan pada persyaratan.
• HALT : Menghentikan eksekusi program.
• WAIT (HOLD) : Melanjutkan eksekusi pada saat persyaratan dipenuhi.
• NO OPERATION : Tidak ada operasi yang dilakukan.
CONTROL SYSTEM : Hanya dapat dieksekusi ketika
prosesor berada dalam keadaan khusus tertentu atau sedang mengeksekusi suatu
program yang berada dalam area khusus, biasanya digunakan dalam sistem operasi.
contoh : membaca atau mengubah register control.
contoh : membaca atau mengubah register control.
X = (A+BxC) / (D-ExF)
NOMER 2.
X = (A+BxC) / (D-ExF)
3 Alamat
MPY X,B,C
ADD X,X,A
MPY X,B,C
ADD X,X,A
MPY Y,E,F
SUB Y,D,Y
DIV X,X,Y
5 operator / operasi
2 Alamat
MOV X,B
MPY X,C
ADD X,A
MOV Y,E
MPY Y,F
SUB D,Y
DIV X,Y
7 operator / operasi
1 Alamat
LOAD E
MPY F
STOR X
LOAD D
SUB X
STOR X
LOAD B
MPY C
ADD A
DIV X
STOR X
11 Operator / operasi
0 Alamat
PUSH A
PUSH B
PUSH C
MPY
ADD
PUSH D
PUSH E
PUSH F
MPY
SUB
DIV
POP X
12 Operator / operasi
Sumber:
Rabu, 01 Januari 2014
1. 1. Sebutkan fungsi 3 system bus?
A. bus data adalah jalur perpindahan data antar modul dalam system computer.
B. bus addres adalah untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data.
A. bus data adalah jalur perpindahan data antar modul dalam system computer.
B. bus addres adalah untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data.
C.
bus control adalah untuk mengontrol pengguanaan serta akses ke data bus dan
addres bus.
2. 2. Bagaimana cara kerja ALU di dalam
computer?
ALU
adalah salah satu bgian dalam system computer yang berfungsi melakukan
perhitungan arimatik dan logika.
ALU
ini merupakan sirkuit CPU berkecepatan tinggi yang bertugas menghitung dan
membandingkan, angka-angka dikirim dari memori ke ALU untuk dikalkulasi dan
kemudian dikirim kembali di dalam memori. ALU akan berkerja setelah mendapatkan
perintah dari control unit yang terletak pada proseccor. Control unit ini akan
memberi perintah untuk melakukan proses penjumlahan, maka PC akan menyuruh ALU
untuk melakukan proses penjumlahan.
Sumber
:
ookupmens.blogspot.com/2011/03/pengertian-dan-cara-kerja-arithmatic.html
Langganan:
Komentar (Atom)