1.PERANAN OPERATING SYSTEM DALAM PENGOLAHAN
DATA DIDALAM KOMPUTER.
A.CARA KERJA DARI SISTEM KOMPUTER
Tahapan dari cara kerja sistem komputer adalah data yang telah
didapatkan dan dikumpulkan dimasukkan oleh pemakai atau pengguna (brainware)
pada perangkat input (input devices), kemudian dengan metode tertentu
data yang di-input-kan diolah atau diproses oleh perangkat proses (process
devices) dan selanjutnya dihasilkan informasi oleh perangkat keluaran (output
devices). Jadi pada dasarnya perangkat keras (hardware) komputer
dibagi menjadi 3 peArangkat utama yaitu input device, process devices, dan output
devices.
Untuk memahami bagaimana siklus dari
pengolahan data pada system computer sebaiknya dipahami dulu apa itudata dan
informasi.
a) Definisi Data
Data adalah sesuatu yang belum
mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan.
Data bisa berwujud suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika,
bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk
melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.
b) Definisi Informasi
Informasi merupakan hasil pengolahan
dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari
data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah
pengetahuan bagi yang menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai
obyek dan informasi adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya.
Informasi juga bisa disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.
Siklus Pengolahan Data
Sistem komputer dalam melakukan
operasi pengolahan data terdiri dari tiga tahap dasar yaitu pemasukan
data (input), pengolahan data(processing),
dan mengeluarkan hasil (output). Untuk melangkah antara
tahap satu ke tahap berikutnya pada perangkat keras yang digunakan (hardware),
harus diperintahkan atau dikendalikan oleh pemakai atau pengguna (brainware),
dengan menggunakan operasi atau perintah tertentu berupa perangkat lunak (software)
pada komputer.
Tahap pengembangan dari pengolahan data dasar diatas
yaitu ditambah dengan perangkat penyimpan data atau informasi (storage
devices), dan dibentuk dengan model siklus pengolahan data (data
processing cycle)
Suatu Proses pengolahan data terdiri
dari 3 tahapan dasar yang disebut dengan siklus pengolahan data (data
processing cycle). Gambaran siklus pengolahan data adalah seperti blog diagram
dibawah ini:
Tiga tahap dasar dari siklus pengolahan data diatas dapat dikembangkan lebih lanjut (expanded data processing cycle). 3 tahapan diatas dapat ditambahkan menjadi lebih banyak lagi sesuai kebutuhan. Gambarannya seperti blog diagaram dibawah ini:

Keterangan dari blog diagram:
Origination. Tahapan ini berhubungan dengan proses dari pengumpulan data yang biasnya merupakan proses pencatatan (recording), data ke dokumen dasar.
Input . Tahap ini merupakan proses
memasukkan data ke dalam sistem komputer lewat input device.
Processing. Tahap ini merupakan proses pengolahan dari data yang sudah dimasukkan yang dilakukan oleh processing device yang berupa penghitungan, membandingkan, mengkalsifikasikan, mengurutkan, mengendalikan atau mencari di memori.
Processing. Tahap ini merupakan proses pengolahan dari data yang sudah dimasukkan yang dilakukan oleh processing device yang berupa penghitungan, membandingkan, mengkalsifikasikan, mengurutkan, mengendalikan atau mencari di memori.
Output. Tahap ini merupakan proses
menghasilkan output dari hasil pengolahan data ke output device yang berupa
informasi hasil pengolahan.
Distribution. Tahap ini
merupakan proses dari distribusi output hasil pengolahan kepada pihak yang
berhak dan membutuhkan informasi.
Storage. Tahap ini merupakan proses
perekaman hasil pengolahan ke alat penyimpan (storage device) dan dapat
dipergunakan kembali sebagai input untuk proses selanjutnya. Dua anak panah
yang berlawanan arah menunjukkan hasil pengolahan dapat disimpan atau diambil
kembali jika dibutuhkan untuk pengolahan data selanjutnya.
Peran Operating System (OS)
Dalam peranannya, operating system berfungsi untuk
mengatur dan mengontrol sumber daya yang ada, baik dari hardware yang berupa
CPU, memory maupun disk-storage; Serta software yang berupa program komputer
baik yang dibuat oleh pabrik pembuat ataupun yang dibuat oleh para programmer.
Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan
program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi booting.
Demikian pula halnya dengan kemampuan komputer yang
bisa dihubungkan dengan terminal, printer ataupun peralatan tambahan lainnya.
Dengan demikian, dengan adanya operating system ini, pemakai diharapkan dapat
memanfaatkan komputer secara maksimal.
Sistem Operasi Komputer menjamin aplikasi software
lainnya bisa memakai memori, melakukan input serta output terhadap peralatan
lain, dan mempunya akses kepada sistem file. Jika beberapa aplikasi berjalan
secara bersamaan, maka Sistem Operasi Komputer akan mengatur jadwal yang tepat,
sehingga sebisa mungkin semua proses pada komputer yang berjalan mendapatkan
waktu yang cukup untuk menggunakan CPU dan tidak saling mengganggu dengan
perangkat yang lain.
fungsi
sistem operasi komputer secara umum adalah sebagai berikut:
1. Sistem Operasi Sebagai
Kordinator.
Dalam hal ini sistem operasi berfungsi untuk mengatur
semua aktivitas yang kompleks dari perangkat lunak sistem/perangkat lunak
aplikasi yang sedang dijalankan agar dapat berjalan sesuai dengan urutan yang
benar. Selain mengatur semua aktivitas perangkat lunak, sistem operasi juga
bertugas mengatur/mengelola semua aktivitas yang berhubungan dengan hardware,
baik input device ataupun output device.
2. Sistem Operasi Sebagai
Penghubung.
Sistem operasi komputer berfungsi untuk menyiapkan
serta menghubungkan program aplikasi agar dapat berinteraksi dengan perangkat
keras secara konsisten dan stabil.
3. Sistem Operasi Sebagai Pelindung.
Hal ini dimaksudkan bahwa salah satu fungsi atau tugas
dari sistem operasi adalah untuk memegang kendali proses, melindungi file dan
memberi batasan pada pembacaan dan penulisan serta eksekusi data dan program.
Sistem operasi juga dapat berfungsi sebagai pengatur tentang siapa saja yang
dapat mengakses file, program dan sistem yang ada di komputer kita.
4. Sistem Operasi Sebagai
Interpretasi (penerjemah).
Sistem Operasi berfungsi sebagai penerjemah
perintah-perintah dan instruksi-instruksi antara User dan Sistem. Sebagai
fasilitas komunikasi yang mudah antara sistem komputer dan User (pengguna).
5. Sistem Operasi Sebagai Server
(Pelayan).
Hal ini berarti fungsi dari sistem operasi komputer
adalah untuk melayani segala sesuatu yang dibutuhkan oleh seorang user
(pengguna).
Fungsi Operating System (OS)
Berikut ini adalah beberapa fungsi utama dari Sistem
Operasi:
1. Mengelola sumber daya yang terkait dengan pengendalian perangkat lunak
sistem/perangkat lunak aplikasi yang sedang dijalankan.
2. Mempersiapkan agar program software dapat berinteraksi dengan hardware
secara konsisten dan stabil tanpa harus mengetahui secara detail hardware.
1.
Melakukan pengelolaan proses mencakup
penyiapan, penjadwalan, dan pemantauan proses program yang sedang dijalankan.
2.
Melakukan pengelolaan data pengendalian
terhadap data input/output.
3.
Melakukan penerjemahan sebagai perantara
komunikasi antara komputer dengan user.
4.
Mengatur pembagian dan pengiriman
instruksi dari memori utama dan tempat penyimpanan lain ke sistem komputer.
Tujuan utama
Sistem Operasi
1. Mempermudah penggunaan sistem komputer terutama pemrogram.
2. Memberikan layanan bagi program aplikasi untuk memanfaatkan sumber daya komputer.
3. Mengusahakan agar sumber daya sistem komputer digunakan secara efisien.
1. Mempermudah penggunaan sistem komputer terutama pemrogram.
2. Memberikan layanan bagi program aplikasi untuk memanfaatkan sumber daya komputer.
3. Mengusahakan agar sumber daya sistem komputer digunakan secara efisien.
Contoh
OS : DOS, Windows 95, Windows 98, Windows Me/ Windows XP
Windows NT/Windows 2000, OS/2, Unix, Linux.
Windows NT/Windows 2000, OS/2, Unix, Linux.
Cara merubah
bilangan Desimal menjadi Bilangan Biner secara sederhana dari bilangan
kelipatan pada memory
128 64 32 16 8 4 2 1
Contoh
Ubah bilangan 25 kedalam bentuk Biner?
Jawab :
128 64 32 16 8 4 2 1
16 + 8 +
1 = 25
Jumlahkan
kelipatan berikut maka hasilnya =25, dan angka tersebut nilainya menjadi 1,
selain angka tersebut nilainya 0, jadi bentuk Biner nya adalah sebagai berikut
25
= 00011001
1 +
Untuk mengetahui
bilangan Biner bernilai positif atau
negatif yaitu ditentukan oleh Bit yg paling kiri, yang mana jika Bit nya 0
artinya bernilai positif dan 1
bernilai negatif
B.Tugas
Ubah bilangan Desimal menjadi bilangan
Biner !
28 = 128 64 32 16 8 4 2 1
0 0 0 1 1 1 0 0
Bilangan Biner 28 = 00011100
-67 = 128 64 32 16 8 4 2 1
= 0 1 0 0 0 0 1 1
1 0 1 1 1 1 0 0
1+
1 0 1 1 1 1 0 1
Bilangan Biner -67 = 10111101
-105 = 128 64 32 16 8 4 2 1
0 1 1 0 1 0 0 1
1 0 0 1 0 1 1 0
1+
1 0 0 1 0 1 1 1
Bilangan Biner -105 = 10010111
85 = 128 64 32 16 8 4 2 1
0 1 0 1 0 1 0 1
Bilangan Biner 85 = 01010101
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar