Senin, 02 April 2012

TUGAS SOFTSKILL PENDIDIKAN KEWARGANEGRAAN

NAMA : BUDI RIYONO
NPM : 21410473
KELAS : 2IC03

A. Rasa hormat dan Tanggung jawab
Rasa hormat dimana satiap warga Negara memiliki sikap akan rasa hormat terhadap perbedaan yang ada di kehidupan bermasyrakat yaitu toleransi antar umat beragama,saling menerima pendapat orang lain.
Tanggung jawab setiap warga Negara dimanapun dan kapanpun harus memiliki sikap rasa akan tanggung jawab atas segala tindakkan atau perbuattan yang dibuat atau dilakukan.

contohnya :
> kita harus saling menghormati pendapat orang lain walaupun kita berbeda pandangan.
>rakyat miskin dalah tanggung jawab pemerintah.

B. Bersikap kritis
Sikap kritis artinya seseorang dituntut menjadi seseorang dengan tipe extraordinary yang selalu memiliki idealisme, kepekaan dan kepedulian sosial, serta keberanian menyatakan kebenaran terhadap penerapan suatu ketentuan peraturan perundang-undangan. Jalannya roda penerapan peraturan perundang-undangan merupakan salah satu bagian dari ruang kontribusi masyarakat kritis. Menyaksikan fakta pemerintahan yang belum sepenuhnya berjalan baik dan berpihak pada kemaslahatan masyarakat, masyarakat perlu bertanggung jawab melakukan kontrol lewat sikap kritis-konstruktif.
contohnya :
bila ada orang yang berusaha membelokan arah budaya yang sudah tertanam turun temurun dan berusaha merubahnya hanya karena suka atau tidak suka maka harus di tindak lanjuti agar budaya kita tetap terpelihara dengan baik jangan sampai kita kehilangan salah satu budaya hanya karena kita sudah lupa dengan budayanya sendiri.

C. Membuka diskusi dan Dialog
Membuka diskusi dan Dialog
diskusi adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang atau lebih/kelompok. Biasanya komunikasi antara mereka/kelompok tersebut berupa salah satu ilmu atau pengetahuan dasar yang akhirnya akan memberikan rasa pemahaman yang baik dan benar. Diskusi bisa berupa apa saja yang awalnya disebut topik. Dari topik inilah diskusi berkembang dan diperbincangkan yang pada akhirnya akan menghasilkan suatu pemahaman dari topik tersebut.
dialog adalah proses komunikasi antara 2 atau lebih agen, dalam dialog makna harus dipertimbangkan agar memenuhi kaidah semantis dan pragmatis.
contohnya :
>Diskusi Kelompok Penyelesaian masalah dengan melibat kan kelompok-kelompok kecil.
>Dialog percakapan dengan membahas sesuatu.


D. Bersifat terbuka
Bersifat terbuka adalah salah satu hal penting yang menjadi faktor pendukung untuk keberhasilan dalam kehidupan kita,dalam hubungan antar manusia. Bersyukurlah kita yang di beri anugerah “kecakapan dalam berbicara”, karena kecakapan tersebut dapat mempengaruhi kenyamanan kita dalam berkomunikasi.

contohnya :
Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR menjelaskan, mekanisme penentuan anggaran di Banggar DPR tidak pernah dilakukan secara tertutup. Semua mekanisme terbuka. ini adalah satu contoh dari bersifat terbuka.




E. Rasional
Rasional yang mempunyai definisi yaitu dapat diterima oleh akal dan pikiran dapat ditalar sesuai dengan kemampuan otak.Hal-hal yang rasional adalah suatu hal yang di dalam prosesnya dapat dimengerti sesuai dengan kenyataan dan realitas yang ada.Biasanya kata rasional ditujukan untuk suatu hal atau kegiatan yang masuk diakal dan diterima dengan baik oleh masyarakat . Rasional juga berarti norma - norma yang sudah baku di dalam masyarakat dan telah menjadi suatu hal yang biasa dan permanen.
contohnya :
• Seorang penjahat diadili karena kejahatannya
• Seseorang diberi hadiah karena sudah menolong orang lain
• seseorang harus menabung agar menjadi orang kaya
• Seseorang tidak mempercayai hal - hal yang belum dilihatnya
• Seseorang akan lebih berhati hati pada malam hari


F. Jujur
Jujur adalah suatu perasaan atau sikap yang di miliki setiap orang, Memiliki sifat dan sikap yang jujur bagi warga negara merupakan sesuatu yang mutlak. Kejujuran merupakan kunci bagi terciptanya keselarasan dan keharmonisan hubungan antar warga negara. Sikap jujur bisa diterapkan disegala sektor, baik politik, sosial, dan sebagainya. karna jujur di ibaratkan mata uang yang bias digunakan di mana saja.
contonya :
orang Eropa membuat pernyataan atau menyampaikan informasi, bahwa ….orang pertama sekali yang sampai ke Benua Amerika adalah Cristofer Colombus…Padahal menurut sejarah yang berkembang, sebelum Colombus mendarat di Benua Amerika telah sampai kesana armada Laksmana Cheng ho. Artinya apa, tidak ada pengakuan. Dalam hal ini kita juga melihat persoalan kesesuaian antara fenomena (realitas) dengan informasi yang disampaikan.
Jadi dari uraian di atas dapat diambil semacam rumusan, bahwa apa yang disebut dengan jujur adalah sebuah sikap yang selalu berupaya menyesuaikan atau mencocokan antara Informasi dengan fenomena. Dalam agama Islam sikap seperti inilah yang dinamakan shiddiq. Makanya jujur itu ber-nilai tak terhingga.



2. > Visi dan Misi
Visi adalah biasanya merupakan tujuan besar yang akan dicapai dengan berbagai tahapan-tahapan. kalau itu dalam bentuk program maka VISI itu akan diprogram dengan tahapan/jangka pendek (biasanya setahun) dan program jangka Panjang (lima tahun sampai 30 tahun mendatang).
Misi adalah ingin terus menerus berusaha melakukan perbaikan atau cara dan tujuan untuk mencapainya.


> Dunia Pendidikan Di Era Global
Dominasi era global telah membuat para penyelenggara pendidikan terjebak dalam perasaan ketidak-pastian dengan sistem pendidikan saat ini. Hal ini disebabkanoleh tingkat kemajuan-kemajuan yang dicapai ilmu pengetahuan dan teknologi,khususnya teknologi informasi, melampaui kesiapan lembaga-lembaga pendidikan dalammen design kurikulum, metode dan sarana yang dimiliki guna menghasilkan lulusan-lulusannya memasuki sebuah era yang ditandai dengan tingkat kompetisi dan perubahanyang begitu masif dan cepat. Saat ini, persoalan yang dihadapi oleh lembaga pendidikan bukan sekadar relevansi antara content yang diberikan kepada peserta didik dengankebutuhan dunia kerja supaya lulusannya siap memasuki dunia kerja, akan tetapi lebihmengarah pada apa yang harus dicermati oleh dunia pendidikan terhadap relevansidimensi paedagogies-didaktif ( antara lain : tehnik pengajaran, kurikulum, metode,tempat pembelajaran dan lainnya ) dengan
trend budaya global.Profesor Mastuhu dalam Menata Ulang Pemikiran Sitem Pendidikan Nasional dalam Abad 21
mengemukakan : “
Globalisasi sering diterjemahkan “mendunia” atau“mensejagat”. Sesuatu entitas, betapapun kecilnya, disampaikan oleh siapapun,dimanapun dan kapanpun, dengan cepat menyebar ke seluruh pelosok dunia, baik berupa ide, gagasan, data, informasi, produksi, temuan obat-obatan,
pembangunan, pemberontakan, sabotase, dan sebagainya; begitu disampaikan, saat itu pula diketahuioleh semua orang di seluruh dunia. Hal ini biasanya banyak terjadi di lingkungan politik, bisnis, atau perdagangan, dan berpeluang mampu mengubah kebiasaan, tradisi,dan bahkan budaya.Misalnya, Mc Donald’s, Berger King, Domino’s Pizza, Kentucky Fried Chicken, Jean’s, tas tangan merk Gucci dari Itali, kartu kredit City Bank, ABN Amro, dan lain sebagainya. Barang-barang ini telah mampu mengubah kebiasaan, dari sejak : makan, pakaian, dan gaya hidup seseorang atau kelompok dari “tradisi lokal” ke“tradisi global”.
Yang perlu dicermati adalah globalisasi membawa akibat terjadinya perubahanyang terus menerus dan semakin cepat. Fenomena perubahan yang kian berakselerasimemberi imperatif berbagai lembaga pendidikan yang ada untuk terus melakukan self reform jika ingin tetap mempertahankan eksistensinya di jaman yang berlari sepertisekarang. Namun, juga perlu diperhatikan bahwa jika reformasi dilakukan secaraserampangan, sekadar reaktif dan tidak visioner, justru akan menyebabkan terjadinyadegradasi kemanusiaan di masa mendatang.





sumber :
http://www.scribd.com/doc/4643968/Dunia-Pendidikan-Di-Era-Global
http://id.wikipedia.org/wiki/Rasional
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20091025204800AAuWxMN
http://stara3.blogspot.com/2010/10/pengertian-jujur.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar